iFlyer
Not logged in [Login - Register]
Go To Bottom

Printable Version  
Author: Subject: DASAR ILMU PENGETAHUAN RC HELICOPTER
Dewo BT
Junior Member
**


Avatar


Posts: 9
Registered: 24-9-2011
Location: Jakarta-Bekasi
Member Is Offline


[*] posted on 28-9-2011 at 14:29
DASAR ILMU PENGETAHUAN RC HELICOPTER


Om admin, kiranya berkenan jika om admin mengizinkan saya untuk posting yang mungkin bermanfaat bagi teman2 aeromodeliing khususnya para pilot RC Helicopter. Sebagai tahap awal, saya akan posting tentang dasar2 sistem kerja, setting, istilah, dan nama-nama dari masing-masing part RC helicopter. Yang saya posting disini dimulai dari RC Helicopter bertenaga baterai.


HELIKOPTER BERTENAGA BATERAI

Ini adalah boleh dibilang bidang terumit dalam RC aeromodelling, karena perlu adanya pengertian mengenai prinsip-prinsip helikopter, baru seseorang dapat menerbangkannnya. Sebenarnya, kalau dilihat dari bagian elektroniknya, tidak jauh berbeda dengan pesawat model, hanya saja penyetelan (atau setting-up) memerlukan pengetahuan khusus, dan tidak begitu mudah. Dengan 5 kanal sebaiknya helikopter dikemudikan, sehingga semua parameter dapat di atur dengan lebih akurat.

Setting - Up sebuah helikopter:

Parameter yang perlu diperhatikan di sini cukup banyak, tapi saya (untuk sementara ini ) hanya akan mengulas yang utama saja.

1. Mengatur derajat Pitch : Hal ini dapat dilakukan dengan sebuah pitch-gauge, atau secara manual (pergunakan busur derajat), dan sudutnya harus benar-benar diperhatikan, tidak terlalu negativ (sebaiknya 0) untuk pemula, dan dengan maksimum pitch sekitar +10.
2. Mengatur posisi Gyro, Speedcontrol, dan Receiver : Harap diperhatikan letak Gyro maupun Receiver sebaiknya dibelakang motor, dan Speedcontrol didepannya, untuk menghindari gangguan frekuensi dari peputaran motor.
3. Mengatur titik berat dari heli itu sendiri, dengan mengubah posisi baterainya. CG (Center of Gravity) harus berada persis di tengah baling-baling utama.
4. Parameter transmiter perlu disesuaikan dengan gerakan masing-masing servo, jika transmiter anda menggunakan system komputer, maka hal ini akan lebih mudah.
5. Perhatikan bahwa semua pertemuan antara gigi roda sebaiknya diberikan pelumas (jangan terlalu banyak), sehingga pergesekan yang terjadi dapat seminimal mungkin.

Konstruksi mekanik electric heli biasanya tidak serumit dengan model heli yang menggunakan bahan bakar (methanol).

Keperluan-keperluan lainnya:

1. Baterai yang digunakan sesuai dengan kebutuhan ukuran dari helikopter yang kita miliki, dengan kemampuan "quick-charge", sehingga pengisian ulang dapat dilakukan dengan 1C (1 jam ) ataupun 2C (30 menit).
2. ESC (Electronic Speed Control) sebaiknya yang digunakan khusus untuk heli, sehingga tidak mempunyai option "EMK-Brake " & "Cut-Off" yang mengakibatkan motor berhenti bekerja secara mendadak jika tegangan ESC dibawah limit yang sudah ditentukan (Bisa berakibat "crash" jika heli tidak dilengkapi dengan "Autorotation"). Selain itu perlu diperhatikan juga frekuensinya (Clockfreq.) dari ESC minimum 1 kHz (sebaiknya digunakan yang 2 kHz sampai 4 kHz), membuat motor dapat berputar dengan lebih halus (pada putaran rendah). Adapun ESC yang sekarang umum dipakai, selalu mempunyai system BEC (Battery Eliminator Circuit), sehingga tegangan receiver dapat langsung diperoleh dari baterai motor itu sendiri, dan tidak perlu baterai extra.
3. Minimum single axis Gyro perlu digunakan, lebih baik yang elekronik dari pada yang mekanik, sebab lebih kecil dan lebih ringan, selain itu optionnyapun lebih banyak (prinsip: 1g lebih ringan 1 sek lebih lama di udara)
4. Motor yang digunakan harus type "high-speed" (type 540) dengan tegangan min 7,2 volt (Sangat dianjurkan untuk menggunakan type "Brushless")
5. Sebaiknya heli dikendalikan dengan 3 servo (collective pitch) sebab dengan "fix-pitch" pengendalian heli akan tidak banyak variasinya dan sudut pitch akan selalu konstan.
6. Tentunya juga diperlukan sebuah "Batery-Charger", dan sebaiknya dengan yang bisa memberikan arus konstant (harap diukur arusnya pada saat sedang mengisi baterai, sebab pengisian baterai yang berlebihan dapat merusak sel baterai).

Pengendalian Helikopter :

Banyak orang mungkin bertanya, mengapa ketika model heli mau mendarat, perlu lebih banyak dikontrol, atau badan heli menjadi tidak stabil, adapun penyebabnya secara umum bisa digolongkan menjadi 2 kategori :

1. Ground-Effect : ketika posisi heli dekat dengan tanah (ground), maka tekanan angin yang bertiup dari atas kebawah akan membuat perputaran angin yang cukup kuat dibawah baling-baling utama. Hal ini akan sangat mempengaruhi keseimbangan heli tsb. Aeromodeller yang sudah cukup mahir, dapat memanfaatkan efek ini ketika heli melakukan "auto-rotation", sehingga secara tidak langsung badan heli akan tertahan oleh tekanan angin ini dan bisa mendarat dengan baik. Ground effect akan berkurang setelah heli terbang dengan ketinggian 50 cm, dan makin tinggi, akan semakin kecil efeknya ( heli akan lebih mudah dikendalikan).
2. Perbandingan Pich & Gas/Motor : model heli akan bisa hover jika motor min. memberikan kekuatan sekitar 80%. Jika tranmitter sudah disetting secara "baik", maka posisi throtle middle stick (untuk EP 8 derajat) akan menjalankan motor dengan kurang lebih 80% power. Karena stick untuk pitch dan gas adalah satu, maka perubahan gas juga akan mempengaruhi sudut pitch-nya.
Untuk posisi stick dibawah 50%, maka tenaga motor juga akan berkurang secara "linear", sehinggal heli akan lebih sulit untuk dikendalikan (posisi stick 20%, hanya ada 20% power !!!). Sebaiknya gas tetap diberikan secukupnya (misalnya dapat dilakukan dengan switch "idle-up" atau variable gas-setting), dan heli akan lebih mudah dikendalikan dalam pendaratan.

Perhatikan:

* Pitch rendah dan gas tinggi : heli akan menjadi lebih "sensitiv" dalam bergerak
* Pitch tinggi dan gas rendah : heli akan menjadi lebih lambat untuk "manuver"

Baling-baling ekor (Tail-Rotor):

Tentunya ini adalah salah satu bagian yang sangat menarik untuk sebuah helikopter. Mungkin kita bisa bertanya, mengapa baling-baling utama (mainblade) berputar dan bukan body heli? Logikanya, karena badan heli tersebut lebih berat dari pada blade tsb...betul, tapi apakah badan heli berarti tidak berputar? Contoh untuk Rotor-Blade yang berputar searah jarum jam, maka badan heli akan cenderung berputar melawan arah jarum jam (ke kiri). Tergantung dari sudut pitch-nya, maka kecenderungan ini juga akan semakin besar dimana sudut pitch mainblade-nya tinggi. Jadi bagaimana cara melawan gaya ke kiri ini? Disinilah diperlukan "tailrotor", yang mengkompensasi gaya dorongan kekiri tsb. Kalau sekarang kita sudah memahami fungsinya, maka hal ini akan mudah disimpulkan:

* Heli bergerak kekiri, sudut pitch tailrotor harus berkurang/kecil (sedikit angin bertiup kekanan)
* Heli bergerak ke kanan, sudut pitch tailrotor harus besar (banyak angin bertiup kekanan)

Banyak yang mengira bahwa pada posisi "netral' (artinya badan heli tidak berputar), sudut pitch tailrotor adalah 0 (tidak berfungsi), ini adalah salah, karena kecenderungan gaya kekiri ini selalu ada!!! Sehingga tailrotor akan selalu mempunyai sudut pitch. Perlu adanya percobaan dalam test hover, untuk men-set parameter antara sudut pitch main-blade, tailrotor, dan kecepatan motor, sehingga menghasilkan hover yang benar-benar stabil..

Elektronik dan Mekanik Mixing :

Untuk jenis rc helikopter baik electric maupun yang menggunakan engine, ada dua jenis/system mixing yang digunakan, yaitu secara elektronik dan mekanik:

Swash plate untuk EP Concept menggunakan progam 90 derajat (3 servo)

Electronic-Mixing : Yang mengendalikan heli untuk naik-turun, maju-mundur, kiri-kanan, adalah bagian rotor tengah yang sering disebut “swash plate”(sp). Jadi sp akan naik ke atas dan turun (heli naik-turun), selain itu juga SP perlu bergerak miring ke kiri dan kanan (heli kiri-kanan) serta miring ke depan-belakang (heli maju-mudur). Agar semua gerakan ini mungkin, maka sp akan dikendalikan oleh 3 servo pada program 120 derajat, atau 4 servo pada program 90 derajat (alternatif juga dapat digunakan hanya 3 servo). Khusus untuk yang menggunakan sp 120 derajat (3servo) maka gerakan servo akan di “mixing” oleh transmitter, dan ini tentunya (sebaiknya) hanya dilakukan dengan menggunakan khusus heli transmitter (dilengkapi system komputer).

Mechanic-Mixing : Karena transmitter tidak dilengkapi dengan system komputer, maka perlu adanya “simulasi” dari elektronik mixing, yaitu berdasarkan penempatan servo untuk sp, dan yang sudah pasti, setiap servo akan dikendalikan oleh sebuah kanal. Biasanya ini akan agak rumit, jika heli hanya mengijinkan sp dengan system 120 derajat saja. Untuk heli jenis modern, sebagian sistem elektronik maupun mekanik mixing juga akan digunakan.


Semoga Bermanfaat.


BT
View user's profile View All Posts By User
panji.t
Junior Member
**


Avatar


Posts: 75
Registered: 21-7-2011
Location: Melbourne
Member Is Offline


[*] posted on 28-9-2011 at 16:37


:thumbup: d lanjutkan om :)
View user's profile View All Posts By User
richards dean
Junior Member
**


Avatar


Posts: 92
Registered: 17-7-2011
Member Is Offline


[*] posted on 28-9-2011 at 18:04


ijin menyimak ilmu yg bermanfaat om
dan tambahan sedikit web blog tentang tip-tip pembelajaran tentang rc heli

http://yns-rcheli.blogspot.com/2007/11/tip-tip-pembelajaran....
http://yns-rcheli.blogspot.com/2008/06/rc-helicopter-setup-t...

View user's profile View All Posts By User
elweent
Junior Member
**


Avatar


Posts: 53
Registered: 17-7-2011
Location: Serang-Banten
Member Is Offline


[*] posted on 28-9-2011 at 18:56


:thumbup::thumbup: Bermanfaat sekali nih om BT.

Ikut menyimak....
View user's profile View All Posts By User
hidayat07
Member
***


Avatar


Posts: 110
Registered: 17-7-2011
Location: MAKASSAR
Member Is Offline

Mood: Makassar Mantap Mentong

[*] posted on 28-9-2011 at 23:14


wah....manteb neh.....nyimak ah.....
View user's profile Visit user's homepage View All Posts By User
Aichu
Junior Member
**


Avatar


Posts: 59
Registered: 18-7-2011
Location: Brother-Land
Member Is Offline


[*] posted on 29-9-2011 at 09:09


Sippp.. Sipp...



Helibag in Action.
contact : Priatnaaichu@yahoo.co.id
View user's profile View All Posts By User
C&C
Moderator
******


Avatar


Posts: 453
Registered: 18-7-2011
Location: Bontang KALTIM
Member Is Offline


[*] posted on 29-9-2011 at 11:31


lanjut:thumbup::thumbup:



KLIK DISINI


( SAHED )


HUB: 0853 5000 5000 / 0816 457 9966
View user's profile View All Posts By User
ombhie
Member
***


Avatar


Posts: 261
Registered: 18-7-2011
Member Is Offline


[*] posted on 29-9-2011 at 23:57


perlu dicatat ah..;););)
View user's profile View All Posts By User
PoNkY
Junior Member
**


Avatar


Posts: 27
Registered: 17-7-2011
Location: JAKARTA
Member Is Offline


[*] posted on 30-9-2011 at 02:14


Mantabbb...om dewooo....:thumbup::thumbup::thumbup::thumbup::thumbup:
View user's profile View All Posts By User
Johnya
Moderator
******


Avatar


Posts: 130
Registered: 17-7-2011
Member Is Offline


[*] posted on 30-9-2011 at 06:35


Mantaaappp... lanjutkan master Dewo...
View user's profile View All Posts By User
Dewo BT
Junior Member
**


Avatar


Posts: 9
Registered: 24-9-2011
Location: Jakarta-Bekasi
Member Is Offline


[*] posted on 30-9-2011 at 18:48


Terimakasih atas antusias teman-teman, rekan-rekan, suhu2 serta om admin. Saya lanjutkan materinya setelah ulasan dasar diatas.

Langkah-langkah untuk belajar RC helicopter sebenarnya tidaklah sulit asal kita bisa memilah milih dan tekun mempelajari RC helicopter ini. Untuk bisa menerbangkannya, tidaklah perlu kita mempunyai cita-cita seperti master2 3D Indonesia yang kita kenal ataupun master 3D internasional. karena menerbangkan RC helicopter itu yang kita cari merupakan kesenangan, kepuasan serta pemahaman hobby yang satu ini. Dan ingat, SAFETY FIRST yang merupakan basic dari seluruh pembelajaran RC helicopter yang tidak boleh dilupakan.
Langkah-langkah tersebut dapat kita ambil kesimpulan dengan cara menentukan RC heli apa yang perlu kita miliki pada saat kita memulai belajar menerbangkan RC heli. Adapun jenis RC heli tersebut yang perlu kita miliki dari belajar menerbangkan hingga belajar manuver expert

1. RC heli coaxial 4 channel batere power(beginner level)
2. RC heli ccpm 6 channel kelas 450 batere power (intermediate level)
3. RC heli ccpm 7 channel kelas .50 batere or engine nitro power /jika baterai power atau elektrik hanya 6 channel (advandce level)
4. RC heli ccpm 7 channel kelas .90 batere or engine nitro power/jika baterai power atau elektrik hanya 6 channel (advance master level)

Nah, dari urutan diatas, kita bisa menarik kesimpulan, dimanakah level kita ini sebagai pilot RC helicopter? Jika saya belum pernah menerbangkan sama sekali RC helicopter, lebih baik saya akan belajar menerbangkan RC heli coaxial 4 channel. mengapa? karena, selain harganya terjangkau, perawatan mudah dan murah, dan tidak terlalu membahayakan sekitar serta sangat mudah diterbangkan sekalipun saya belum pernah menerbangkan RC heli. Maka dari kesimpulan ini, asya akan mengulas cara menerbangkan, merawat, tahap persiapan sebelum terbang, sampai belajar orientasi. Berikut tahap-tahapnya :

RC Heli coaxial 4 channel

* Siapkan heli yang sudah di cas penuh (full charge)
* Pastikan batre remote dalam kondisi baik, sebaiknya menggunakan batre alkaline atau baterai chargeable(biasanya heli coaxial 4 channel transmitternya menggunakan baterai ukuran AA)
* Setting dengan sempurna semua mekanikal heli dan sistem diremote anda.
* Pilih tempat yang tidak berangin, sebaiknya dalam ruangan, hindari sumber angin seperti kipas angin dan AC dan ingat, lihat lingkungan sekitar, apakah aman untuk menerbangkannya/tidak ada orang atau anak-anak.
* Akan lebih bagus lagi jika anda didampingi oleh pilot RC yang berpengalaman. Karena sangat berpengaruh terhadap hasil belajar anda nanti.
* Hidupkan remote.
* Pahami fungsi masing-masing stik: Stik kiri untuk naik-turun yang disebut throttle dan kiri kanannya stik kiri adalah untuk memutar kiri dan kana helicopter (rudder) sedangkan stik kanan untuk maju-mundur (head and turn yaw)dan oleng kiri-kanan (yaw kiri dan kanan)/aileron-elevator.
* Hidupkan heli, perlu diingat agar jangan pernah mematikan remote pada saat heli hidup
* Naikkan stik kiri (throttle) sedikit sampai heli hampir terbang. Setel trim pada remote jika badan heli bergerak ke kiri atau ke kanan, yaitu dengan cara memutar trim perlahan berlawanan arah putaran badan heli sampai heli diam ditempat.
* Langkah selanjutnya latihan hover. Naikkan stik kiri sampai heli terbang 1-1.5 meter, coba pertahankan 5 detik kemudian turunkan stik kiri perlahan heli sampai heli mendarat. Ulangi langkah ini sampai menguasai stik kiri. Jangan menurunkan stik kiri secara tiba-tiba karena akan menyebabkan heli jatuh. Jika sewaktu hover heli bergerak berputar, agar diam stabil bisa di trim
* Selanjutnya mencoba memutar badan heli pada saat houver dengan menggeser kiri-kanan stik kiri (rudder) sambil tetap mempertahankan tinggi terbang heli.
* Setelah terbiasa dengan dua gerakan diatas maka bisa dilanjutkan dengan melatih maju-mundur dengan menaik-turunkan stik kanan, perlu diperhatikan jika heli menabrak atau jatuh maka stik kiri harus segera diturunkan untuk meminimalkan kerusakan.


(bersambung...)

View user's profile View All Posts By User
panji.t
Junior Member
**


Avatar


Posts: 75
Registered: 21-7-2011
Location: Melbourne
Member Is Offline


[*] posted on 30-9-2011 at 19:03


:thumbup:

Quote: Originally posted by Dewo BT  



3. RC heli ccpm 7 channel kelas .50 batere or engine nitro power (advandce level)
4. RC heli ccpm 7 channel kelas .90 batere or engine nitro power (advance master level)




kalo electric sepertinya 6-channel juga bisa om ;)

View user's profile View All Posts By User
Dewo BT
Junior Member
**


Avatar


Posts: 9
Registered: 24-9-2011
Location: Jakarta-Bekasi
Member Is Offline


[*] posted on 2-10-2011 at 18:15


Siap Om panji... terima kasih inputnya. karena saya biasa dengan engine, lupa dengan elektrik kelas .50. elektrik kelas .50 ke atas gak perlu channel governor yang berarti hanya 6 channel. terima kasih telah di ingatkan
View user's profile View All Posts By User
brotherdicky
Member
***


Avatar


Posts: 100
Registered: 18-7-2011
Member Is Offline


[*] posted on 3-10-2011 at 14:12


Mantaaapp, jarang2 nih ada master yg baek bagi2 ilmu kaya om dewo.. Mantapp.. Ga ada 2nya lah ilmu settingany om dewo, makanya ini karya tulis sndiri.. Kereenn..








------------------------------------------------------------
Mikado logo heli only @ extreme aeromodelling
(www.extremeplus-aeromodelling.com)
------------------------------------------------------------
View user's profile View All Posts By User
Guyub Triono
Junior Member
**


Avatar


Posts: 19
Registered: 13-11-2011
Member Is Offline


[*] posted on 21-11-2011 at 11:34


mantap om dewo,,,kpn2 saya ajari ya....:thumbup::thumbup::thumbup:
View user's profile View All Posts By User
apersotec
Newbie
*




Posts: 1
Registered: 8-4-2012
Location: usa
Member Is Offline


[*] posted on 8-4-2012 at 07:26
הדברות


אם החלטתם שעליכם לעשות הדברה בביתכם או בבית העסק שלכם,אנא צרו עמנו קשר, תקבלו הצעת מחיר זולה ושירות אדיב, אמין וזמין ושקט מחרקים לאורך זמן.??????



View user's profile Visit user's homepage View All Posts By User
baron234
Member
***


Avatar


Posts: 134
Registered: 16-8-2011
Member Is Offline


[*] posted on 8-4-2012 at 20:26


Ilmu yang sangat bermanfaat buat pemula seperti saya ini ... tks om Dewo atas pencerahannya ..... :thumbup::thumbup::thumbup:
View user's profile View All Posts By User
Mahddy
Junior Member
**


Avatar


Posts: 3
Registered: 30-7-2012
Location: Bandung - Indonesia
Member Is Offline


[*] posted on 31-7-2012 at 13:06


Sangat bermanfaat sekali seluruh ilmu yg dipaparkan di atas, saya sangat terbantu sekali karena saat ini saya baru mengenal hobby ini dan saya kebetulan baru-baru ini saya punya yg 4 ch v911 dan lagi belajar terbang...
Thanks om Dewo.... Salam kenal...
View user's profile View All Posts By User

  Go To Top

Powered by XMB 1.9.11
XMB Forum Software © 2001-2011 The XMB Group